Jumat, 15 April 2011

Makanan Khas Kota Probolinggo



Sego Mbledos




Bila anda berkunjung ke kota  probolinggo, tidak lengkap rasanya bila tidak mencicipi kuliner sego mbledos. Sego mbeldos merupakan makanan yang ada hanya ada di Probolinggo dan bentuknya unik menyerupai Gunung Bromo.
Mungkin karena punya tempat wisata Gunung Bromo sehingga masakan Khas kulinernya harus disuguhkan dengan bentuk khas gunung Bromo. Menu ini, tak akan ada ditempat lain, karena menu kuliner sego mbledos hanya ada di cafe van de goen, jalan suroyo kecamatan mayangan kota Probolinggo.
Sego mbeldos atau  dalam bahasa indonesia berarti nasi meletus merupakan menu andalan cafe ini yang nasinya menyerupai bentuk dari gunung bromo. Betapa tidak dengan bentuk menyerupai gunung dan disampingnya berisikan plecing kangkung layaknya savana gunung bromo yang eksotik.
Bahkan untuk sambalnya di bikin lumer dan berwarna merah  meyerupai lava pijar yang keluar dari gunung. Dikatakan mbeledos karena bila nasi ini dimakan  di dalam nasi yang bentuknya kerucut ini akan keluar berbagai macam lauk pauk seperti sambal goreng ikan teri goreng dan urap urap.
Suleman, Penikmat Sego Bledos  mengatakan, Probolinggo memang punya masakan khas yang tak akan pernah dijumpai didaerah lain. Rasanya memang Lain dari pada yang lain,” ujar Sulaiman yang juga ketua DPRD Kota Probolinggo ini.
Dengan harga relatif murah hanya 10 ribu saja, lidah anda  akan dimanjakan dengan sensari rasa yang menggoda. Sementara, Gaguk Putranto Superviser Cafe Van De Goen menceritakan ide awal dari pembuatan menu ini  ingin membua tmenu nasi  yang identik dengan icon wisata probolinggo.

Cara pembuatan nasi mbedos ini nasi putih di cetak dalam cetakan berntuk kerucut  dengan cara satu sendok nasi putih yang dipadatkan kemudian di campur lauk ikan teri kemudian nasi putih lagi dan ditmabahkan sambal goring  dan seterusnya.
Kemudian bila sudah menyerupai gunung ( kerucut) di pinggir nasi di berikan aneka lalapan seprti urap urap mentimun dan plecing kangkung. Selanjutnya di  atas kerucut nasi di berikan sambal cair berwarna merah  hingga membentuk lava pijar yang keluar dari gunung.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar